RSS
Facebook
Twitter

Selasa, 22 Juli 2014

Recycle Art ITS Expo 2014

Ntah apa yang ingin saya ceritakan pada perjalanan kali ini, yang jelas saya benar-benar kagum ke salah satu Universitas terhebat di Indonesia ini, bersyukur bisa sampai kesini, nggak banyak yang ingin saya ceritakan disini, ntahlah terasa kurang menyenangkan untuk dibahas walaupun pada akhirnya pun bisa saja disebut happy ending lah... :o

Oh iya, perlu dicatat nih, ini pertama kalinya saya naik kereta api :D gratis lagi, keren nggak tuh hehe 

Ntahlah, mungkin ini karena salah satu keburukan sifat saya yang kurang bisa bersyukur, sering tersulut amarah dan bertindak sesuka hati, mohon maaf saya sungguh menyesal sudah bertindak tanpa berfikir panjang saat itu, ah sudahlah saya juga bingung bagaimana cara menghapus penyakit hati yang bisa dibilang masih saya derita ini.

Apapun itu, ITS satu tempat yang luar biasa :)
Saya dibuat kagum dengan sajian ITS Expo yang luar biasa wah-nya, mungkin Unnes bisa mencontoh ITS, dari pada hanya mendatangkan artis secara instan lebih baik membuat acara sekeren ini, maaf saya nggak pandai menggambarkan bagaimana kerennya acara ini, nggak ada gambarnya pula... ntah ini acara bisa keren apa karena memang disokong dana yang wah atau apa, namun satu yang pasti mahasiswa ITS emang kreatif2... totalitas dalam mempersiapkan acara ini.

Kok malah cerita ITS Expo mulu... niat kesini kan buat ikut lomba Recycle Art, bukan 'cuma' jalan2 kan hehe. Jalan2 kan itu cuma bonus, bukan prioritas :) ingeet itu :D
Singkat cerita presentasi bisa dibilang sukses, nggak jelek2 amat lah, dan meskipun belum membuahkan hasil tapi lumayanlah nilainya, masih lebih bagus diantara temen-temen peserta yang lain hehe

ini nih Songelamp Squarepants - Salah satu produk lampu hias buatan kami :D
kalo tertarik liat aja spesifikasinya DISINI
50.000 nego halus deh hehe



Jumat, 18 Juli 2014



Dini hari ini 4 rentetan kegagalan sudah saya terima, sedih memang. . . Namun, Lihat… Dengar… Camkan baik2 hai kegagalan… SAYA NGGAK AKAN BERHENTI BERKARYA! :D


Semester kemarin mungkin saya terlalu sibuk dengan berbagai proyek jalan2 yang memakan banyak waktu saya, pantas saja jika semester ini ip Cuma dapet 3,09. Wajarlah hal yang pantas saya terima karena memang sering bolos kuliah dan jarang belajar, malah sibuk bikin karya, sibuk ngurusin EneRC dan sibuk dengan sederet SPJ LPJ tentunya. Belum puas mungkin dengan apa yang saya capai di semester sebelumnya, tapi yang penting seenggaknya masih ada yang selalu saya dikerjain, enggak Cuma jadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang kuliah pulang) kaya kamu… iyaaa kamuu :D hahaha. Saya percaya kerja keras yang saya lakukan akan berbuah manis kelak, meski masih kerasa ada satu yang kurang, belum bisa ‘public speaking’ ;( doakan yaa secepatnya harus bisa jadi pribadi yang lebih percaya diri :D aamiin.

Selasa, 15 Juli 2014



Sempatkanlah waktu untuk keluar dari apa yang sudah menjadi kebiasaan kita, pasti ada pelajaran hidup disana. Bukan kita tidak bisa, tapi mungkin karena kita tidak mau.
Banyak cerita dalam hidup, Ini cerita pertamaku yang coba aku tulis. Semoga bisa ada manfaat dan ada hikmah yang bisa diambil.

YANG PENTING ADA NIAT DAN SIAP DATANG.
Terlihat pamflet di beranda facebook serangkain acara metro tv di UGM. Salah satu acara berupa talk show yang menghadirkan banyak tokoh yaitu Mata Najwa. Aku sangat antusias untuk bisa mengikuti walau jauh dari kampus. Teman-temanku juga, banyak dari mereka mendaftar via email untuk bisa menonton.
Singkat cerita, saya mengajak teman yang bisa menjadi partner, setelah Tanya kesana-sini, ada juga yang pengin ikut dan siap menjadi partner (mboncengi), hehe…=D

MIMPI BURUK
Ok, perjalanan dimulai.
08.30 kami langsung berangkat. Ditengah jalan dengan PD saya langsung menunjuk arah kisini dan kisitu. Tak sadar, arah yang dituju kami salah. Ditambah tindakan aku yang memutuskan untuk pindah jalur alternatif. Kaki gunung merbabulah yang ternyata harus kami lalui. Jalan meningkung hingga 77 lebih 0,5derajat dan tanjakan tajam harus dilalui kendaraan kami. Dihatiku berkata, aku sudah pernah ke jogja, kenapa harus nyasar seperti ini?....mulailah tidak percaya kami bisa sampai jogja. Ditambah desa yang dilaui masih saja kabupaten semarang.
Mimpi buruk perjalanan benar-benar terjadi, disaat kendaraan meluncur kebawah, ban dengan PDnya memutuskan mengeluarkan banyak angin. Sudahlah pulang saja kesemarang. Ini pegunungan, sedikit orang yang bisa membetulkan kendaraan.itu yang ada difikiran kami.
Aku bertanya pada ibu yang menggendong anak dengan kain coklat. Naik sedikit lagi kami bisa bertemu dengan tambal ban, hati kecilku bersyukur, ditambah bapak yang tambal ban menerangakan ke jogja tidak lebih dari 1 jam. Kulihat jam di tangan kanan, ternyata jarum kecil menunjuk angka 11 tepat. Alhamdulillah….keoptimisan mulai naik untuk sampai ke GSP UGM.

KAMI KEMBALI OPTIMIS
Kendaraan melaju dengan roda penuh semangat. Masjid menjadi tujuan pertama untuk kami menunaikan ibadah sholat jum’at.
Lanjut… hiruk pikuk jalan utama menuju jagja mulai terasa. Tepat jarum menunjuk angka 1 pada tangan kananku, kami sampai di gerbang utama UGM.
Parkir motor sembarangan, belum makan, tak peduli ngga punya tiket, tergesa-gesa, ngga jadi urusan bagi kami, hehe…. Berdesakan dengan ribuan orang baru kurasakan dimomen seperti ini. Merangsek kedepan itulah yang dimau oleh semua. Sampai pada akhirnya pintu dibuka sebebas bebasnya untuk penonton. Semua saling berebut masuk tanpa peduli siapa kanan siapa kiri. Hampir ke pintu masukutama, aku tidak tahu, ternyata pintu ditutup kembali dan panitia bilang kemungkinan kecil untuk masuk karena ruangan sudah penuh dan acara sudah dimulai. Ah…..haruskah aku sia-sia ke jogja…

INILAH MAHASISWA
Bukan mahasiswa kalau tidak mempunyai semangat yang besar. Kawan UGM banyak yang mempelopori untuk teriak Buka…Buka….Buka…. Tak tahan emosi sampai-sampai pintu menjadi sasaran pendobrakan kami yang sedang menanti sebuah ketidakjelasan. Tak sampai disitu…block note yang sekirnya dibagikan setelah acara, menjadi bahan sasaran. Ya… seperti orang menjarah… semua yang mengantri dibagikan, dilempar kekanan, kekiri, kebelakang. Yang dibelakang melempar kedepan. Oh….mungkin kenakepala sehingga dilempar lagi ke depan, hehe…Bisa dibayangkan block note dengan cover sangat tebal kena kepala…
Antusias Mahasiswa Jogja menyambut Mata Najwa On Stage