Sewaktu kuliah, saya baru sadar kalau gaji guru sangat
rendah. Padahal waktu itu saya adalah calon sarjana pendidikan yang harusnya
setelah lulus diproyeksikan untuk menjadi guru.
Waktu itu juga saya baru sadar kalau ibu saya yang hanya
seorang tenaga kerja honorer mempunyai bayaran yang sangat kecil. Sangat tidak
masuk akal karena bayarannya bahkan masih dibawah tenaga bantu yang bapak pekerjakan
di warung mie ayamnya.
Bahkan saya sempat berpikiran kenapa tidak ibu saya saja
yang bantu di warung? Kan penghasilannya lebih besar.



