RSS
Facebook
Twitter

Rabu, 24 Agustus 2022

Stumble Guys

 

Di era teknologi saat ini, khususnya untuk generasi muda saat ini (Gen Z dan Milenial) pasti pernah bermain game, setidaknya sekali dalam seumur hidupnya.

 

Game sendiri punya banyak jenisnya, mulai dari PC Games, Console games, Mobile games dan lain sebagainya.

 

Berbagai macam game tersebut punya peminatnya sendiri-sendiri, bahkan beberapa diantaranya ada yang telah menyebabkan candu bagi para pemainnya.

 

Bermain game menjadi candu karena karena beberapa alasan diantaranya, bisa menjadi penghilang stress ketika penat menjalani "real life", menawarkan dunia virtual yang mengasikkan hingga sekedar karena faktor pertemanan yang kebanyakan sedang mempermainkan game yang sama.

 

Apapun itu, disana kita bisa menjadi apapun yang kita inginkan.

 

Keseruan bermain game bisa diperoleh dari mana saja, baik itu ketika menjalankan dan menyelesaikan misi satu per satu seperti dalam permainan GTA, melewati berbagai rintangan untuk bisa mencapai garis finish seperti pada game STUMBLE GUYS atau berhasil mengejek kawan bermain kita ketika berhasil mencetak gol pada game PES / FIFA.

 

Semua pemain game punya caranya sendiri untuk menikmati game yang dimainkan.

 

Lalu, bagaimana jika kita mengibaratkan hidup kita sedang bermain game.

 

Setumpuk tugas kantor kita ibaratkan seperti sedang mengerjakan misi di game GTA. Bermacet-macetan menuju tempat kerja kita ibaratkan dengan sedang berlomba menuju garis finish ibarat bermain STUMBLE GUYS dan berlelah-lelah di pabrik kita ibaratkan sebuah proses untuk mencetak gol ke gawang lawan.

 

Terlihat menyenangkan bukan?

 

Dengan begitu, semuanya menjadi sibuk dengan misi dan keseruannya masing-masing sehingga tak kan ada lagi yang namanya ‘saling curiga’ dengan teman sekantor atau hal tak menyenangkan lainnya sehingga kantor bisa menjadi tempat yang lebih nyaman dan menyenangkan untuk didatangi setiap pagi.

 

Mengingat 1/3 waktu kita habis dikantor, jadi alangkah baiknya semua elemen kantor harusnya bisa berlomba-lomba untuk menciptakan iklim kerja yang positif, bukan malah sebaliknya.

0 komentar:

Posting Komentar