Alhamdulillah, nikmat yang luar
biasa saat kesekian kalinya ini saya bisa presentasi karya tulis di depan juri
yang ahli di bidangnya. Hebatnya acara ini bahwa setiap finalis sudah di
emailkan tiket pesawat pulang pergi. Tak tanggung-tanggung pesawat yang
dipesankan adalah garuda Indonesia, salah satu maskapai terbaik yang ada di
Indonesia menurutku yang dimliki salah satu tokoh idola saya yaitu Choirul
Tanjung.
Oke singkat cerita, hari itu
senin tanggal berapa ya, lupa tanggalnya hehe maklum karena terlalu malas, cerita
ini baru saya abadikan lewat tulisan sudah lewat sebulan lebih setelah pengalaman
mengesankan tersebut. Pagi itu hampir terlambat check-in pesawat karna sempat
muter-muter dulu cari pinjeman pointer tapi Alhamdulillah bisa sampai di
bandara Ahmad Yani Semarang tepat 1 menit sebelum check-in. Di bandara saya
langsung mencari mas Riskhianto dari PTM 2011 yang kebetulan juga diberi
kesempatan untuk presentasi seperti saya.
Penerbangan yang luar biasa,
selain penerbangannya tepat waktu, maskapai ini mempunyai monitor kecil di
depan kursi penumpang, sehingga tak terasa perjalanan kurang lebih 50 menit
dari semarang ke Jakarta saya habiskan hanya untuk mengutak-atik isi monitor
layar sentuh ini hehe. Seperti kebiasaan sebelumnya, saya pun membawa pulang
kantong muntah Garuda Indonesia untuk dijadikan koleksi ataupun kenang-kenangan
hehe.
Sesampainya di Bandara kami sudah
di Jemput dan diantarkan ke Hotel, lagi-lagi sudah lupa nama hotelnya hehe.
Hotelnya luar biasa mewah dengan desain ala romawi khas italia. Disini
jadwalnya sangat padat, kami diberi berbagai materi mengenai keselamatan jalan,
pertolongan pertama pada kecelakaan, berbagai macam asuransi dan tentu saja
acara utamanya yaitu presentasi karya tulis. Meskipun begitu saya tetap
bersyukur karena sejenak saya dapat menikmati kemewahan disini.
Biasanya pada kesempatan
sebelumnya saya selalu presentasi berkelompok, namun kali ini harus presentasi
sendiri jadilah presentasi kali ini saya akui tidak terlalu bagus, pembawaannya
kurang bagus terlalu grogi, ntah apa yang membuat saya seperti ini mungkin
belum terbiasa saja untuk presentasi sendiri di depan.
Sebuah pelajaran saya dapat
ketika saya berdiskusi dengan Adrian mahasiswa teknik elektro 2012 dari Undip.
Dia sangat mahir dan menguasai mengenai hal yang saya tanyakan. Ketika saya tak
sengaja menyeletuk “dulu saya dari SMA jadi merasa susah mempelajari ini dan
kalau di kelas merasa kalah jika dibandingkan dengan teman-teman yang dari
SMK/STM” lalu Adrian menjawab “saya juga dari SMA kok” satu kata yang membuat
saya terdiam. Mindset ini ternyata
telah menghambat kepercayaan diri saya bahwa jika kita belajar kita pasti bisa
menguasai apapun yang kita inginkan. Momen inilah yang hingga detik ini membuat
saya lebih bersemangat untuk berkuliah di jurusan Teknik Elektro ini. Memang
sebelumnya saya lebih focus ke organisasi, menulis dan jalan-jalan gratis tentunya hehe. Belajar mengenai materi elektro belum menjadi prioritas
saya, namun kelemahan saya itu mulai saya lawan sedikit demi sedikit hingga
saat ini.
Target awal di event ini memang
hanya lolos sebagai finalis, Alhamdulillah meskipun tidak mendapat juara saya
sangat bersyukur karena membawa banyak pengalaman berharga disini, disamping
mendapat uang saku, blazer, batik, helm dll hal terpenting yang didapat disini
yaitu mendapat berbagai pengalaman luar biasa dan mendapat tambahan teman baru
lagi di berbagai universitas lain di Indonesia.
Acara terkeren yang pernah saya
ikuti, namun begitu setiap perjalanan sebelumnya yang pernah saya lalui tak
bisa dikesampingkan bagitu saja karena tetap mempunyai masing-masing cerita
yang berkesan. Setiap kebersamaan terlalu berharga untuk disia-siakan. Terima
kasih untuk teman-teman dan seluruh panitia duta keselamatan jalan 2014. Sukses
selalu.
| Training Public Speaking bersama Bang Muclis Anwar |
| Di Depan Hotel |
| Pameran Transportasi |
| Masih Pameran Transportasi - Miniatur Monorel |



0 komentar:
Posting Komentar