RSS
Facebook
Twitter

Jumat, 19 Juni 2015

Cerita dari Mahasiswa Rak-Nggenah

Kuliah di kampus sendiri itu terlalu mainstream hahaha itu hanya kedok saja ketika akademikku di semester ini sangat tercampakkan.

Kali ini kembali bisa mencicipi suasana kota Surabaya yang sudah entah keberapa kalinya. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) selalu mampu membersembahkan yang terbaik dalam setiap event yang diselenggarakannya.

Ini cerita tentang event skala internasional dan kualitas internasional dengan tanpa dipungut biaya sepeserpun. Bagaimana nilai suatu relasi diubah menjadi sebuah kekuatan. Bagaimana nilai suatu kebermanfaatan diubah menjadi suatu hal yang membanggakan.

Ini cerita tentang mahasiswa yang mengorbankan akademiknya demi subuah perjalanan baru.

ini cerita tentang mahasiswa ndeso yang bisa bertemu dengan mahasiswa-mahasiswa lain dari Asean bahkan belahan dunia lainnya.

Ini cerita tentang pembuktian bagaimana kekuatan lingkungan bisa mempengaruhi kepribadian seseorang.

Bahkan ini juga cerita tentang inspirasi dari seorang pemuda yang hidup, tumbuh dan berkembang di zaman perang saudara dan baru bisa bersekolah dari usia 10 tahun namun masih bisa tetap melanjutkan kuliah hingga jenjang S2, ini juga cerita mengenai seorang pemuda yang 20 hari berpetualang di 5 Negara asean melalui jalur darat. It’s so amazing.


Tak banyak yang ingin saya ceritakan disini. . . Yuk mumpung masih jadi mahasiswa, ukir sendiri ceritamu. Keluar dari kampusmu, lihat dunia luar, ketahui bagaimana mahasiswa lain berkuliah, bagaimana keadaan kampus2 lain, dapatkan teman-teman baru dari kampus lain, cerita-cerita inspiratif, pengalaman-pengalaman luar biasa dan moment tak terlupakan :D

#Young Engineers and Scientists Summit ASEAN 2015
#ASEAN Youth Collaboration Festival 2015
#ASEAN Camping Ground 2015
#Subcluster ASEAN Power Grid
#IDOK Team





0 komentar:

Posting Komentar