RSS
Facebook
Twitter

Selasa, 01 Agustus 2017

Teori Flath Earth



Flat Earth? Apa sih itu? Ternyata bumi kita ini berbentuk datar? Benarkah? Selama ini kita dibohongi oleh teori-teori yang ada di Sekolah? Mungkinkah?

Saat ini, setiap orang yang senang dengan perkembangan sains atau pun penyuka teori konspirasi pasti sudah tidak asing dengan teori flat earth. Teori flat earth menjadi semacam wacana yang tak bisa diabaikan begitu saja, karena sempat menjadi sebuah trending topic yang  cukup viral di dunia.

Dari pada bingung, kenapa teori flat earth ini membernya semakin meningkat salah satunya di Indonesia ini. Sebelum mentertawakan sebaiknya simak dulu video teori flat earth ini yang mungkin akan sedikit membuka wawasan dan pandangan baru bagi kita.

1.      Flat Earth 01: Bangkitnya Kesadaran (link: http://microify.com/1Q14)
2.      Flat Earth 02: Bisnis Triliun Dolar (link: http://microify.com/1Q1p)
3.  Flat Earth 03: Kebohongan Sains Modern (link: http://microify.com/1Q1r)
4.      Flat Earth 04: Gerhana dan Horison (link: http://microify.com/1Q1u)
5. Flat Earth 05: Antartika dan Bom Nuklir Kubah Bumi (link: http://microify.com/1Q1y)
6.      Flat Earth 06: Nasa Hollywood (link: http://microify.com/1Q22)
7.      Flat Earth 07: Secret Societies (link: http://microify.com/1Q26)
8.      Flat Earth 08: Elite Global (link: http://microify.com/1Q2A)
9.      Flat Earth 09: Menggugat Sistem Yang Zalim (link: http://microify.com/1Q2D)
10.   Flat Earth 10: People Power vs Elite Global (link: http://microify.com/1Q2H)
11. Flat Earth Bonus: Kubah Selatan dan Telur Burung Unta (link: http://microify.com/1Q2K)
12.   Flat Earth 11: Realitas Flat Earth (link: http://microify.com/1Q2L)
13. Flat Earth 12A: Mengejutkan!!! (Realitas Flat Earh II) (link: http://microify.com/1Q2O)
14.   Flat Earth 12B (lanjutan): Mengejutkan!!! (FE Indonesia No.1 di Dunia) (link: http://microify.com/1Q2Q)

*Setiap muncul video baru list video ini akan di update

Namanya juga teori, percaya atau tidak percaya silahkan kembali ke anda masing-masing. Seperti halnya saya yang tidak mempercayai teori Darwin yang menyatakan bahwa manusia berasal dari kera (bahkan sampai masuk di buku-buku pelajaran). Namun, fenomena ini menarik untuk dikaji kebenarannya, diambil sisi positifnya tanpa menjelek-jelekkan pihak manapun apabila pendapat kita berbeda, kerena memang sejatinya otak kita semua berbeda jadi perbedaan pendapat sudah sewajarnya terjadi. Toleransi adalah kunci untuk menyatukan setiap perbedaan.

0 komentar:

Posting Komentar