RSS
Facebook
Twitter

Minggu, 03 September 2017

UKM Penelitian Unnes 2016 (Part 1)




Organisasi yang kucintai sama seperti organisasi-organisasiku sebelumnya. Namun, disini benar-benar kutemukan arti kata “Saling mengingatkan dalam kebaikan”

Berbagai karakter kutemukan disini, tua muda, diam cerewet, religius urakan, dan banyak lainnya. Meskipun terkadang harus mencoba merubah-rubah diri menjadi 2 sisi yang berbeda tersebut supaya bisa memahami pola pikir masing-masing individu. Namun, pada intinya aku nyaman berada di sekitar orang-orang hebat seperti kalian.

Selanjutnya cerita mengenai PH 2016 saja:

@Kartika (Sekretaris 1) : dari awal masuk UKMP sudah satu departemen dan langsung klop karena tau ama2 dari kota Demak. Dulu karena ntah malu atau males kenalan, tika ini yang nemenin main tebak-tebakan nama terutama untuk wajah2 yang jarang kelihatan, meskipun pada waktu itu kurang efektif untuk menjadi media menghafal nama kawan2 UKMP.  Kemudian juga yang paling banyak mengarahkan bagaimana seharusnya menjadi UKMP itu, bener-bener sosok yang bisa menjadi panutan, terima kasih.

@Iffah (Sekretaris 2) : Kecintaannya sama UKMP tidak bisa diragukan, dilihat dari totalitasnya selama ini. Secara pribadi, baru bener2 akrab awal 2016 tapi langsung klop juga karena mau aja kalo diajak kemana-mana. Eits maksudnya diajak diskusi ketemu prof darmin, pak budi pras bahkan mau nemenin sampai ke tangerang buat bertarung diajang Neuron Award sama tika dan agus juga sih. Maaf sering merepotkan kalian.

@Tia (Bendahara 1) : kandidat kuat ketua UKMP 2017 tapi dengan legowo memberikan kesempatan kepada kandidat lain :D. aku bangga, anak yang dulunya pendiem banget ini sekarang sudah bisa menjadi penggerak di UKMP. Keren pokoknya. Meski sering banget berselisih paham (walau mungkin seringnya cuma guyon), tapi selaluu mauuu aja kalo tak repotin ini itu wkwkwk thenkyu thenkyu

@Eko (Wakil Ketua) : orang yang menjengkelkan ini akhirnya melanjutkan perjuanganku menjadi “bapak” di UKMP. Tak banyak memang yang berani menjadi pemimpin sepertimu. Teruslah membumi ada amanah besar dipundakmu :D meskipun sering menjengkelkan dan sering banget beda pendapat namun tahun kemaren itu kenyatanya dia yang selalu ada ketika yang lain tidak ada wkwk opo sih. Intinya jangan lupa cukur bulu hidung wkwk

@Lulu (Bendahara 2) : Punya potensi besar untuk menjadi orang besar namun sama seperti tia mungkin, lebih banyak legowo. Public speaking bagus dan bisa ngurusi orang banyak kalo memang diamanahkan. Bisa diandalkan pokoknya wkwkw

Menjadi orang baik itu mudah, yang sulit adalah menjadi bermanfaat karena dibutuhkan kerja khusus, peran, pengorbanan dan tanggung jawab lebih di setiap peran yang kita lakoni dan juga mendukung penuh peran yang partner kita lakoni.

To be continued. .

0 komentar:

Posting Komentar