Alhamdulillah suatu pengalaman berharga ketika saya bersama
Budi, Hadi Alhamdulillah suatu pengalaman berharga ketika saya bersama
Budi, Hadiid, Karidhoi, Lingga, Reza, Irfan, Agus, Nida, Nala, Agung, In’am, Arisa,
Novita, Eko, Dian, Yayah, Risa, Nidia, …, dipertemukan dalam salah satu kegiatan akademik dari
Universitas Negeri Semarang yang bertujuan untuk melatih calon sarjana
pendidikan mengenal seluruh kegiatan di sekolah secara real yang disebut dengan
kegiatan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan).
See you on tup guys. id, Karidhoi, Lingga, Reza, Irfan, Nida, Nala, Agung, In’am, Arisa,
Novita, Eko, Dian, Yayah…, dipertemukan dalam salah satu kegiatan akademik dari
Universitas Negeri Semarang yang bertujuan untuk melatih calon sarjana
pendidikan mengenal seluruh kegiatan di sekolah secara real yang disebut dengan
kegiatan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan).
SMK Islam Al Hikmah Mayong, merupakan suatu kebanggaan dan
apresiasi yang sebesar besarnya saya persembahkan kepada sekolah ini terutama
kepada ibu Elly selaku kepala sekolah yang telah memberikan kesempatan dan
menyambut dengan baik kepada kami 22 mahasiswa PPL Unnes.
Sebuah pengalaman yang berharga selama periode Agustus
sampai Oktober 2015 melewati waktuku bersama kawan-kawan seperjuangan, guru,
toolman, staff serta murid-murid SMK Islam Al-Hikmah Mayong Jepara. Beberapa
kenangan dan pelajaran telah berhasil mengakar dengan sangat indah dari lubuk
hati yang terdalam.
Beberapa pengalaman yang ingin saya bagikan yaitu salah
satunya ketika saya, budi dan nida diamanahi untuk mengisi materi motivasi
dalam salah satu sesi acara Persami. Persiapan yang kami lakukan hanya sehari,
merampungkan ppt dan persiapan unjuk gigi pada malamnya dan langsung tampil
pada pagi harinya. Namun, respon dari
beberapa audience sungguh luar biasa. Beberapa murid sampai meneteskan air mata
karena apa yang kami sampaikan. Bahkan setelah acara beberapa murid ada yang
mendekatiku untuk sharing-sharing mengenai pengalaman dan meminta saran
bagaimana menyikapi segala suatu hal.
Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Bapak Agus
Wijayadi S.T., selaku guru pamong yang telah membimbing, mendidik dan memberi
kesempatan dengan baik sehingga saya bisa merasakan bagaimana sensasi menjadi
guru.
Untuk temen-temen PPL, terus jaga kekompakan, jangan mudah
terkoyak atas hal-hal kecil. Keadilan itu bukan berarti menyama ratakan
semuanya, namun keadilan adalah memberikan porsi sesuai kebutuhan agar mencapai
hasil yang sama. Terima kasih telah banyak membantu mensukseskan berbagai
rangkaian kegiatan PPL 2015 ini.
Untuk anak-anakku khususnya kelas XAV1 dan XAV2, terus
belajar dengan sungguh-sungguh dan semangat bersekolah karena hakikat
bersekolah bukan hanya untuk mencari ijazah semata. Namun hakikat sekolah itu
untuk mencari ilmu dan pengalaman yang berharga sebanyak-banyaknya yang tak
bisa didapatkan diluar sana.
Bu Elly pernah berkata ketika input bagus kemudian outputnya
bagus itu sudah biasa, yang luar biasa adalah ketika output kurang bagus namun
menghasilkan output yang bagus. Maka dari itu, ketika berada di mengajar dalam
kelas terkadang saya memposisikan diri sebagai murid terbodoh dalam kelas
supaya saya bisa mengetahui metode paling tepat untuk menyampaikan suatu materi
ke diriku sendiri.
Tak banyak orang yang bisa menghargai setiap momen
kebersamaan. Padahal, ketika bersama kalian adalah hal terindah yang pernah
saya lewati.
SMK Islam Al Hikmah Mayong, merupakan suatu kebanggaan dan
apresiasi yang sebesar besarnya saya persembahkan kepada sekolah ini terutama
kepada ibu Elly selaku kepala sekolah yang telah memberikan kesempatan dan
menyambut dengan baik kepada kami 22 mahasiswa PPL Unnes.
Sebuah pengalaman yang berharga selama periode Agustus
sampai Oktober 2015 melewati waktuku bersama kawan-kawan seperjuangan, guru,
toolman, staff serta murid-murid SMK Islam Al-Hikmah Mayong Jepara. Beberapa
kenangan dan pelajaran telah berhasil mengakar dengan sangat indah dari lubuk
hati yang terdalam.
Beberapa pengalaman yang ingin saya bagikan yaitu salah
satunya ketika saya, budi dan nida diamanahi untuk mengisi materi motivasi
dalam salah satu sesi acara Persami. Persiapan yang kami lakukan hanya sehari,
merampungkan ppt dan persiapan unjuk gigi pada malamnya dan langsung tampil
pada pagi harinya. Namun, respon dari
beberapa audience sungguh luar biasa. Beberapa murid sampai meneteskan air mata
karena apa yang kami sampaikan. Bahkan setelah acara beberapa murid ada yang
mendekatiku untuk sharing-sharing mengenai pengalaman dan meminta saran
bagaimana menyikapi segala suatu hal.
Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Bapak Agus
Wijayadi S.T., selaku guru pamong yang telah membimbing, mendidik dan memberi
kesempatan dengan baik sehingga saya bisa merasakan bagaimana sensasi menjadi
guru.
Untuk temen-temen PPL, terus jaga kekompakan, jangan mudah
terkoyak atas hal-hal kecil. Keadilan itu bukan berarti menyama ratakan
semuanya, namun keadilan adalah memberikan porsi sesuai kebutuhan agar mencapai
hasil yang sama. Terima kasih telah banyak membantu mensukseskan berbagai
rangkaian kegiatan PPL 2015 ini.
Untuk anak-anakku khususnya kelas XAV1 dan XAV2, terus
belajar dengan sungguh-sungguh dan semangat bersekolah karena hakikat
bersekolah bukan hanya untuk mencari ijazah semata. Namun hakikat sekolah itu
untuk mencari ilmu dan pengalaman yang berharga sebanyak-banyaknya yang tak
bisa didapatkan diluar sana.
Bu Elly pernah berkata ketika input bagus kemudian outputnya
bagus itu sudah biasa, yang luar biasa adalah ketika output kurang bagus namun
menghasilkan output yang bagus. Maka dari itu, ketika berada di mengajar dalam
kelas terkadang saya memposisikan diri sebagai murid terbodoh dalam kelas
supaya saya bisa mengetahui metode paling tepat untuk menyampaikan suatu materi
ke diriku sendiri.
Tak banyak orang yang bisa menghargai setiap momen
kebersamaan. Padahal, ketika bersama kalian adalah hal terindah yang pernah
saya lewati.
See you on tup guys.



0 komentar:
Posting Komentar