RSS
Facebook
Twitter

Rabu, 15 Juli 2020




Bagi seorang mahasiswa, keahlian untuk mampu menulis ilmiah adalah sudah menjadi suatu keharusan. Keahlian itu harus dipupuk sejak dini, karena pada akhirnya nanti para mahasiswa akan merasakan bagaimana menulis skripsi yang tentu saja dalam penulisannya harus sistematis dan ilmiah.


Penelitian ilmiah adalah rangkaian pengamatan yang sambung menyambung, berakumulasi dan melahirkan teori-teori yang mampu menjelaskan dan meramalkan fenomena – fenomena. Penelitian ilmiah sering diasosiasikan dengan metode ilmiah sebagai tata cara sistimatis yang digunakan untuk melakukan penelitian.

Sebagai salah satu contoh, belakangan banyak bermunculan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang diadakan oleh berbagai lembaga kemahasiswaan ataupun lainnya yang salah satu tujuannya untuk meningkatkan budaya menulis ilmiah di kalangan mahasiswa.

Beberapa kalangan mahasiswa yang sudah kecanduan menulis pasti tergerak dan tertantang hatinya untuk menghasilkan karya untuk dilombakan di event-event yang bermunculan tersebut.

Kesemuanya mempunyai tujuan dan motivasi masing-masing untuk mengikutinya. Ada yang ingin menulis karena ingin berprestasi, menargetkan hadiah uangnya atau bahkan hanya bertujuan untuk mampu berjalan-jalan ke luar kota, karena jika ada mahasiswa yang akan berlomba ke luar kampus pasti bisa mengajukan biaya pendanaan ke kampus asalnya untuk mengikuti lomba tersebut dengan catatan sudah lolos seleksi awal.

Namun, lain ceritanya dengan mahasiswa yang sering gagal dalam LKTI. Sebagian ada yang terus mencoba sampai berhasil, ada pula yang menyerah dan berhenti untuk menulis. Lantas apa penyebab kegagalan dalam penulisan ilmiah mereka? Tidak melakukan penelitian ilmiah adalah salah satu jawabannya.

Dalam penulisan LKTI, ide yang diajukan memang sah-sah saja jika hanya berupa gagasan ilmiah. Namun, nilainya akan lebih baik lagi jika dibandingkan dengan melakukan penelitian ilmiah. Dengan melakukan penelitian ilmiah maka hasil pemikiran yang didapat akan lebih bisa diterima karena terlebih dahulu sudah jelas ada sample yang diuji atau diteliti.

Jadi, selain aspek kedalaman pembahasan, sistematika penulisan dan hasil ilmiah yang dicapai, peneliatian ilmiah itu sangat penting untuk mampu dikuasai oleh siapapun khususnya pagi para penulis ilmiah sebagai upaya untuk menguatkan hasil tulisan ilmiah mereka.

Disamping semua itu, melakukan penelitian hendaknya didasari untuk menemukan suatu ide, gagasan atau rumusan solusi untuk mampu menyelesaikan segala permasalahan yang ada di Indonesia maupun di Unnes tercinta.

0 komentar:

Posting Komentar