Bagi
seorang mahasiswa, keahlian untuk mampu menulis ilmiah adalah sudah menjadi
suatu keharusan. Keahlian itu harus dipupuk sejak dini, karena pada akhirnya
nanti para mahasiswa akan merasakan bagaimana menulis skripsi yang tentu saja
dalam penulisannya harus sistematis dan ilmiah.
Penelitian ilmiah adalah rangkaian pengamatan yang
sambung menyambung, berakumulasi dan melahirkan teori-teori yang mampu
menjelaskan dan meramalkan fenomena –
fenomena. Penelitian ilmiah sering diasosiasikan dengan metode ilmiah sebagai tata cara
sistimatis yang digunakan untuk melakukan penelitian.
Sebagai
salah satu contoh, belakangan banyak bermunculan Lomba Karya Tulis Ilmiah
(LKTI) yang diadakan oleh berbagai lembaga kemahasiswaan ataupun lainnya yang
salah satu tujuannya untuk meningkatkan budaya menulis ilmiah di kalangan
mahasiswa.
Beberapa
kalangan mahasiswa yang sudah kecanduan menulis pasti tergerak dan tertantang
hatinya untuk menghasilkan karya untuk dilombakan di event-event yang
bermunculan tersebut.
Kesemuanya
mempunyai tujuan dan motivasi masing-masing untuk mengikutinya. Ada yang ingin
menulis karena ingin berprestasi, menargetkan hadiah uangnya atau bahkan hanya
bertujuan untuk mampu berjalan-jalan ke luar kota, karena jika ada mahasiswa
yang akan berlomba ke luar kampus pasti bisa mengajukan biaya pendanaan ke
kampus asalnya untuk mengikuti lomba tersebut dengan catatan sudah lolos
seleksi awal.
Namun,
lain ceritanya dengan mahasiswa yang sering gagal dalam LKTI. Sebagian ada yang
terus mencoba sampai berhasil, ada pula yang menyerah dan berhenti untuk
menulis. Lantas apa penyebab kegagalan dalam penulisan ilmiah mereka? Tidak
melakukan penelitian ilmiah adalah salah satu jawabannya.
Dalam
penulisan LKTI, ide yang diajukan memang sah-sah saja jika hanya berupa gagasan
ilmiah. Namun, nilainya akan lebih baik lagi jika dibandingkan dengan melakukan
penelitian ilmiah. Dengan melakukan penelitian ilmiah maka hasil pemikiran yang
didapat akan lebih bisa diterima karena terlebih dahulu sudah jelas ada sample
yang diuji atau diteliti.
Jadi,
selain aspek kedalaman pembahasan, sistematika penulisan dan hasil ilmiah yang
dicapai, peneliatian ilmiah itu sangat penting untuk mampu dikuasai oleh
siapapun khususnya pagi para penulis ilmiah sebagai upaya untuk menguatkan
hasil tulisan ilmiah mereka.
Disamping
semua itu, melakukan penelitian hendaknya didasari untuk menemukan suatu ide,
gagasan atau rumusan solusi untuk mampu menyelesaikan segala permasalahan yang
ada di Indonesia maupun di Unnes tercinta.



0 komentar:
Posting Komentar