Kata orang, mencintai adalah tentang saling. Ada juga yang bilang tentang kenyamanan. Tapi, buatku mencintai adalah tentang memberi, titik. Bahkan tanpa mengharap balasan sekalipun.
Memberi dalam hal ini bisa diartikan oleh masing-masing individu. Bisa memberi kasih sayang, perhatian atau hal lain sesuai keinginan masing-masing (tidak terbatas pasangan, bisa ke orang tua atau lainnya).
Kenapa hanya memberi? Tidak dilengkapi dengan menerima. Karena kalau mengharap balasan sudah bukan 'tulus' lagi namanya, tapi berbisnis atau transaksi sebagai upaya menguntungkan kedua belah pihak.
Salah satu bentuk rasa syukur saat mencintai adalah diijinkan untuk 'memberi'. Jika dengan memberi kasih sayang saja sudah bisa bahagia, lalu apabila orang yang dicintai ini tadi mau memberi balik maka kebahagiaan berlipat ganda lah yang akan kita peroleh.
Muara dari sebuah hubungan tentu yang utama adalah mencari kebahagiaan. Maka dari itu, jika ingin selalu bahagia caranya adalah dengan menurunkan standar kebahagiaan itu sendiri, yang harusnya bisa diciptakan oleh diri sendiri tanpa perlu ketergantungan terhadap orang tertentu.
Bukankah sangat merepotkan kalau mau bahagia saja perlu kehadiran orang lain?
Bukan saya tak mau dicintai balik, poin nya disini adalah saya tidak punya kehendak apapun untuk membuat seseorang mencintai balik. Tapi, satu hal yang bisa dikendalikan adalah bagaimana bersikap ketika dicintai atau tidak dicintai.
Ketika saya sudah bisa bahagia dengan diri sendiri, bukan berarti saya tak butuh orang lain. Tapi, harusnya saya bisa membagikan kebahagiaan yang telah dipunya ke pasangan.
Terkait kenyamanan, harusnya bisa dikondisikan. Misal ada puluhan alasan untuk membuat tak nyaman. Temukan satu alasan saja untuk membuat bertahan. Temukan setiap hari, setiap waktu dan syukuri apa yang sudah dipunyai saat ini dengan lebih banyak 'memberi'.
___
Disclaimer : berapa kata diatas hanyalah 'urun rembug'. Boleh setuju atau sebaliknya. Standar cara hidup & berpikir seseorang tidak harus sama satu dengan yang lainnya.




0 komentar:
Posting Komentar