RSS
Facebook
Twitter

Selasa, 11 Desember 2018

Meminimalisir Efek Broken Home

Baru-baru ini kita dikejutkan oleh keputusan 2 artis ternama Indonesia untuk mengakhiri bahtera rumah tangga yang telah dijalin selama lebih dari 5 tahun lamanya.

Ya, mereka adalah Gading dan Gisel. Banyak spekulasi yang beredar mengenai penyebab perceraian tersebut namun saya pribadi lebih suka menyoroti tagar yang cukup viral yaitu #savegempi.

Minggu, 02 Desember 2018


Dalam sebuah hubungan, kita pasti pernah mengalami suatu perbedaan pandangan dalam menyikapi hal apapun, dalam hal besar yang menyinggung masalah prinsip hidup atau sekedar masalah sepele semacam "kenapa kamu enggak like postingan instagramku? Padahal postingan dia kamu like!!1!1!1!1!1!!!" 😂



Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyikapinya yaitu:

Rabu, 19 September 2018

Seseorang pernah berkata, “Saat mendaki kepribadian seseorang akan benar-benar terlihat; apakah dia egois atau peduli dengan sesamanya”.

Kata-kata itu yang pertama kali kuingat bahkan saat beberapa langkah baru mendaki puncak Puthuk Siwur 1429 MDPL dan puncak Gunung Pundak 1585 MDPL. Bahkan lebih kuingat ketimbang slogan paling populer bagi pendaki yaitu; Jangan ambil apapun selain foto, Jangan tinggalkan apapun selain jejak dan Jangan membunuh apapun selain waktu.

Bagaimana tidak, sebagian dari kami adalah pendaki amatir, atau lebih mudah menyebutnya dengan orang-orang yang malas berolahraga. Maka dihadapkan medan dengan sedikit lebih berat, tubuh langsung kaget dengan memunculkan beberapa reaksi seperti masuk angin atau sekedal pegal-pegal dan nafas terengah-engah.

Padahal sebagai teknisi instrument di Wilmar tentu sebagian dari kita sudah terbiasa berpanas-panasan menghadapi boiler plant, naik turun tangga atau membongkar pasang instrument yang cukup menguras tenaga. Namun nampaknya angin malam itu membuat kami harus sedikit berjalan lebih lambat untuk lebih lama menikmati pemandangan gemerlap kota mojokerto maupun berbincang dengan sesama pendaki lainnya.

Hal ini lah yang mengingatkan kita bahwa segala sesuatu itu butuh persiapan, termasuk mendaki gunung. Baik itu persiapan mental, fisik maupun peralatan penunjang yang sesuai.

Meskipun tak begitu tinggi dan cukup asing namanya bagi saya, pendakian di Gunung Pundak ini cukup membuat antusias karena Gunung ini adalah yang pertama saya daki di tanah rantau, di provinsi Jawa Timur ini.

Setelah hampir 2 jam mendaki, sampailah kita di tujuan pertama yaitu Puncak Puthuk Siwur. Disini kita mendirikan tenda dan kemudian mulai memasak beberapa bekal yang kita bawa dari bawah. Bukan kita sih, lebih tepatnya Pak Roud dan Mas Lemri yang memasak karena memang saya tak tau bagaimana cara menggunakan kompor mini itu hehe

Puncak Puthuk Siwur

Jumat, 17 Agustus 2018


Latar Belakang
Dusun Gunungsari, Desa Ngesrep Balong Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal adalah bagian kecil wilayah Kabupeten Kendal yang potensi yang besar untuk dikembangkan. Terletak di dataran tinggi di tengah hamparan kebun teh yang sejuk dan indah dipandang mata. Selain itu, adanya air terjun dan permandian air panas adalah potensi alam langka yang harusnya bisa menjadi kebanggaan desa tersebut.

Latar Belakang
Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini masih rendah. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil survei United Nations Educational, Scientific and Organization (UNESCO) terhadap kualitas pendidikan di negara-negara berkembang di Asia Pasifik, Indonesia menempati peringkat 10 dari 14 negara berkembang. Sedangkan untuk kualitas para guru berada pada level 14 dari 14 negara. Rendahnya kesejahteraan guru turut membuat rendahnya kualitas pendidikan Indonesia.Apresiasi terhadap guru sangatlah minim, dimana masih terdapat jutaan guru honorer yang menanti gaji yang lebih layak. Minimnya apresiasi terhadap guru juga berdampak pada susahnya meningkatkan skill. Hadiyanto mengemukakan bahwa “Akibat dari penghargaan masyarakat terhadap guru yang rendah itu maka guru tidak mampu bangkit untuk meng-update ilmunya sehingga menjadi seperti lingkaran syetan, kualitas mereka rendah dan kembali lagi dibayar murah.” (Hadiyanto, 2004: 27).

Menjadi aktifis kampus adalah sebuah pilihan, passion dan panggilan hati. Apalagi ketika di akhir masa perkuliahan masih menjabat di kepengurusan organisasi kampus. Ketika kawan seangkatan lain sibuk mempersiapkan skripsi dan sabar menunggu kehadiran dosen pembimping. Kita para aktifis kampus justru malah masih sibuk menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk kepentingan orang banyak, hingga tak jarang sebagian mahasiswa tingkat akhir harus merelakan wisuda di tahun selanjutnya.

Senin, 18 Juni 2018

Mahasiswa sebagai agent of change dituntut untuk mampu menyelesaikan permasalahan di Indonesia khususnya mengenai masalah pengangguran. Salah satu cara untuk mengurangi jumlah pengangguran yaitu dengan cara berwirausaha.

Rabu, 13 Juni 2018


Indonesia sebuah Negara yang sangat luas terbentang dari sabang sampai merauke. Letak wilayah geografis yang sangat luas ini menjadikan Indonesia memiliki banyak keuntungan yaitu dengan tersimpannya banyak kekayaan alam baik itu di darat maupun lautannya. Namun, disisi lain belum maksimalnya masyarakat Indonesia dalam mengolah kekayaan alam ini menjadikan banyak masyarakat Indonesia yang masih terjebak dalam kemiskinan. Oleh karena itu, peran pendidikan sangat penting untuk mengubah pola pikir sebagian masyarakat Indonesia untuk lebih bisa memanfaatkan sumber daya alam dengan lebih maksimal.

Senin, 11 Juni 2018



Mercusuar adalah sebuah bangunan menara dengan sumber cahaya di puncaknya untuk membantu navigasi kapal laut. Sumber cahaya yang digunakan beragam mulai dari lampu sampai lensa dan (pada zaman dahulu) api. Mercusuar biasanya digunakan untuk menandai daerah-daerah yang berbahaya, misalnya karang dan daerah laut yang dangkal. Dalam prakteknya kerusakan yang sering terjadi pada mercusuar dikarekan kurangnya perawatan. Beberapa kerusakan diantaranya disebabkan oleh motor penggarak lampu mercusuar yang panas (aus) karena terus menerus digunakan tanpa henti selama 12 jam (pukul 18.00-06.00). Selain itu, muncul juga permasalahan bahwa energi untuk menghidupkan lampu serta menggerakkan motor pemutar mercusuar menghabiskan energi yang cukup besar. Maka dari itu, diperlukan alternatif solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan diatas. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk membuat sebuah teknologi terapan yang mampu menggantikan fungsi motor penggerak mercusuar yang sering rusak serta mengatasi permasalahan konsumsi energi pada mercusuar yang sangat boros karena dihidupkan secara terus menerus. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pengumpulan data dengan berbagai metode yaitu observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Setelah itu data diolah dengan cara mereduksi data dan sajian data dibuat selengkap mungkin agar dapat menghasilkan sebuah teknologi tepat guna berupa mercusuar ramah lingkungan dan berkelanjutan. Untuk mengatasi berbagai permasalahan diatas maka dibuatlah suatu inovasi teknologi “Mercusuar Abadi: Prototype Mercusuar Bertenaga Hybrid Yang Berkelanjutan Dengan Menggunakan Prinsip Led Berjalan Sebagai Alternatif Pengganti Motor Penggerak”. Pemilihan prinsip led berjalan sebagai penggerak lampunya adalah karena dengan menggunakan prinsip ini mercusuar tidak perlu menggunakan motor penggerak lagi yang sering rusak karena terus menerus berputar namun hanya perlu menggunakan beberapa lampu led yang dipasang berjajar secara melingkar kemudian diprogram menggunakan Arduino Uno agar lampu led hidup satu bersatu sehingga tetap menimbulkan kesan lampu berputar seperti mercusuar pada umumnya. Arduino juga berfungsi sebagai timer untuk menghidupkan pukul 18.00 dan mematikan lampu pukul 06.00 sehingga tidak perlu dihidup dan matikan secara manual lagi. Kemudian untuk mengatasi permasalah konsumsi energi yang cukup boros digunakan tenaga Hybrid untuk menggerakkan dan menghidupkan lampu. Tenaga Hybrid yang digunakan yaitu kombinasi antara energi surya dan energi gelombang laut sehingga teknologi ini bisa disebut mercusuar abadi karena tidak mudah rusak, ramah lingkungan dan hidup terus-menerus secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Mercusuar, Prinsip Led Berjalan, Tenaga Hybrid,

Minggu, 10 Juni 2018





Menjadi mahasiswa adalah sebuah kemewahan, impian kebanyakan para anak muda dan merupakan tempat belajar yang paling ‘nyaman’ pagi para generasi penerus bangsa yang kelak terjun langsung ke masyarakat untuk mengurus bangsa ini.

Sabtu, 02 Juni 2018


IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BAGI ABK (ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS) BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING BANGSA DALAM MENGHADAPI MEA
Handi Suryawinata1
Universitas Negeri Semarang
Pendahuluan
Setiap anak yang dilahirkan pasti mempunyai keistimewaannya masing-masing, termasuk ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Anak berkebutuhan khusus (dulu di sebut sebagai anak luar biasa) di definisikan sebagai anak yang memerlukan pendidikan dan layanan khusus untuk mengembangkan potensi kemanusiaan mereka secara sempurna (Hallahan dan Kauffman, 1986).

Selasa, 13 Maret 2018

Citra Dewi Arum Pitaloka



Awal mengalmu, tak bisa ku bohongi paras lah yang menjadi daya tarik utama. Kau tampak ‘gagah’ dengan Jaket Bem FF milikmu serta tak kalah anggun dengan untaian rok hitam-mu.

Waktu itu memang sebatas kagum, tak pernah berfikir bisa sejauh ini dekat denganmu. Namun kini aku bersyukur semakin bisa mengenalmu sedikit demi sedikit.

Pasang surut dalam sebuah hubungan pasti ada. Namun apapun yang terjadi bisakah berjanji untuk tidak mengatakan selamat tinggal?

Kau yang mengajariku banyak hal hingga aku bisa berada disini saat ini bersiap untuk menjemputmu bila dirimu lah memang takdirku.

Sabtu, 24 Februari 2018

Tak terasa sudah akhir februari, komitmen untuk 1 bulan 1 postingan harus dilanjutkan.

Terhitung semenjak akhir januari ku mulai petualangan baru, kembali menjajah kota orang lain. Sidoarjo, kali ini menjadi kesempatan kedua untuk mengadu nasib semenjak dikukuhkan namaku berakhiran S.Pd.

Kamis, 01 Februari 2018

Segores Kenangan di Jogja

Social Media Officer (SMO) Fisipol UGM, Pekerjaan resmi full time pertamaku yang mengantarku untuk kembali merantau jauh dari rumah. Pikiran pertama yang terlintas tentang Jogja yaitu ramah warganya, banyak tempat wisata dan banyak angkringan murah disini.

Rabu, 10 Januari 2018


Selasa (9/1) aku memberanikan diri untuk melangkahkan kaki menuju kota awam yang hanya ku ketahui sebagai kota industri dengan UMR yang cukup tinggi.

Sidoarjo, akankah menjadi tempatku berpetualang selanjutnya?

Cukup mantap karena ada 2 kawan yang telah bekerja di perusahaan yang akan ku tuju. Namun tak begitu yakin karena aku belum begitu familiar dengan alat-alat instrumentasi yang akan menjadi senjata utama jika diterima nanti.

Pagi buta, ku lakukan aktivitas yang sangat jarang ku lakukan. Mandi jam 5 pagi untuk mengejar kereta Sri Tanjung rute Jogja- Banyuwangi yang dijadwalkan berangkat jam 7 pagi.

Dalam perjalanan ini, ku habiskan banyak waktuku untuk kembali membaca teori dasar listrik yang lama tak pernah ku baca lagi.

Ketika lelah, tidur pun menjadi opsi paling tepat dalam mengusir rasa bosan dalam perjalanan. Tercatat tak kurang dari 3 kali ku bisa tertidur salama kurang lebih 7,5 jam perjalanan.

Dalam perjalanan, diluar dari kebiasaanku. Ku coba beranikan diri mengajak bicara seorang wanita yang ada di sebelahku.

Singkat cerita, baru ku tau dia adalah mahasiswa Pascasarjana UNY jurusan PKN. Dalam hati ku berucap, "Beruntung sekali dia bisa melanjutkan studi, salah satu impianku yang sepertinya harus ku coret dari deretan dream listku dikarenakan minimnya persiapan yang kulakukan sejauh ini".

Ketika berhenti di Surabaya Gubeng. Dia menawarkan sebungkus cilok yang baru dia beli. Ada rasa tak enak menerima pemberian dari seorang perempuan, namun lebih tak enak lagi apabila menolak pemberian itu.

Alhasil cilok tersebut berhasil sedikit mengganjal perut kosongku yang tak sempat mencicipi sarapan pagi seperti biasanya.

Waktu yang dinanti pun tiba, pimpinan yang ku tunggu sejak jam 16.00 baru datang menjelang adzan isya. Setalah adzan berkumandang, bukannya memulai interview tapi beliau justru mengajak kita sholat berjamaah terlebih dahulu.

Hmm.. sepertinya aku akan menyukai tempat ini. Begitu religius, mempunyai pendekatan yang ku suka dalam meningkatkan kualitas perusahaan.

Ketika wawancara, aku hanya berbicara apa adanya. Menekankan bahwa saya hanya sebatas tau secara teori alat-alat instrumentasi namun praktik lebih dalam saya butuh untuk diajari lagi.

Alhamdulillah kurang lebih 20 menit interview dan mungkin ditambah dengan pertimbangan hasil tes tertulis sebelumnya berhasil membawaku diterima disini.

PT. Hervitama Indonesia. Terima kasih atas kepercayaannya. Saya akan semaksimal mungkin memberikan yang ku bisa untuk perusahaan ini.

Tak pernah terpikirkan, aku si awam dalam dunia elektro ini bisa dipercaya menjadi seorang teknisi. Unik memang lika-liku perjalanan hidupku selama ini.

Rabu (10/1) jam 10.30 selepas berbincang dengan atasan mengenai keputusan diterima disini, ku putuskan untuk memesan gojek menuju Surabaya Gubeng.

Sebenarnya di Sidoarjo ada stasiun, namun karena rencana tak berjalan sebagaimana mestinya, ku tetap harus pulang menuju Jogja dari stasiun Surabaya Gubeng.

Belum sempat memesan dikarenakan masalah koneksi HP yang melemah, sebuah mobil karyawan hendak keluar kantor dan mengajakku untuk ikut bersama menuju Surabaya. Menjadi keberuntunganku yang kesekian kalinya dalam 2 hari perjalanan disini.

Sampai di stasiun Gubeng pukul 11.00, padahal kerataku berangkat pukul 13.30. Dalam benak, terpikir untuk menghubungi kawan yang berdomisili Surabaya namun urung kulakukan karena keterbatasan waktu dan takut mengganggu kesibukannya.

Singkat cerita, dalam kereta di perjalanan pulang menuju Yogyakarta. Ku beranikan diriku untuk kembali mengajak bicara orang tak ku kenal yang duduk di sebelahku.

Aku hanya berbicara sedikit, namun bapak itu berbalik bercerita begitu banyak hal kepadaku.

Kali ini yang terfikir adalah
"Apakah aku yang pendiam ini, kelak jika sudah tua nanti aku bisa secerewet bapak itu dan orang-orang tua lain yang pernah ku ajak bicara?'

Kebanyakan dari mereka suka bercerita. Sedangkan aku sampai saat ini, lebih suka bercerita lewat tulisan dari pada melalui lisan.

Ntah kenapa.

Menarik untuk dinantikan.

Menunggu hal-hal tak terduga dalam kehidupanku kedepannya nanti.

-Ditulis dari KA SRI TANJUNG, Gerbong 1, kursi 4D-
Persimpangan rel, 10 Januari 2018. Pukul 17.30 WIB.